Another Minute Has Gone By,,,


Rasanya banyak sekali list ‘to-do things’ yang aku buat. Mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi. Tapi weekend memang selalu menjadi apologi untuk tidak melakukan banyak hal. Tidak bangun pagi, tidak mandi pagi, dan tidak-tidak lainnya. Lupakan sejenak ‘my to-do things’, baiknyalah aku ‘do my things’.
Jalan pagi sesuka hati, pulang ga perlu mandi pagi, baca-baca koran dan tidur-tiduran,,,

what a life!!

Tugas?! yahh,,, semua bisa menanti, menanti mood-ku berganti.

Hari pun beranjak siang, badan belum juga tersiram air. Kebiasaan akhir pekan yang sudah mendapat makmum: my seven years old sister. Yang kalau ditanya dan disuruh-suruh mandi oleh Papa dan Mama pasti akan mengarahkan telunjuknya kepadaku. “Kakak juga enggak…”

well… anyway,

siang sudah berganti sore, matahari bahkan sudah beranjak kembali ke peraduannya. Tinggallah aku sendiri, akhirnya sudah mandi, dan merenungi hari ini. Mengapa cepat sekali waktu berlalu? Apa saja yang sudah kulakukan hari ini? Apakah dengan tidur-tiduran aku mengubah dunia? Mulailah aku menyesali dan mengutukki diri sendiri….

Dunia akan terus berputar, waktu terus melaju… Orang-orang pintar berlalu dengan ilmu. Dan aku masih belajar menggunakan waktu.

Benarlah bahwa keberkahan akan waktu merupakan rizki sendiri dalam kehidupan. Aku lihat ibuku, 24 jam miliknya selalu terpakai dengan optimal. Atau seorang perempuan benama Mbak Ina, penjual peyek keliling berkaki satu. Rumahnya jauh di Bogor, menghidupi banyak anak seorang diri. Berjualan peyek, kerupuk, sendal, dan apapun asalkan halal. Perempuan mengagumkan yang bahkan menolak diberi zakat saat Ramadhan karena tidak merasa papa. 24 jam milik Mbak Ina, apakah sama dengan 24 jam milikku? Mungkin 24 jam milikku hanya satu jam baginya, bagi ibuku, bagimu, dan bagi mereka yang memanfaatkan waktunya dengan baik.

Benarlah saat sebuah hadits Qudsi menyebutkan tentang waktu:
“Pada setiap fajar ada dua malaikat yang berseru-seru: “Wahai anak Adam aku adalah hari yang baru, dan aku datang untuk menyaksikan amalan kamu. Oleh sebab itu manfaatkanlah aku sebaik-baiknya. Karena aku tidak kembali lagi sehingga hari pengadilan”.

(H.R. Turmudzi).

dan tentunya sungguh Maha Benarlah Allah dan firman-Nya dalam Al-Quran:
Demi waktu, sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan saling nasehat-menasehati dalam menatapi kebenaran dan nasehat-menasehati dalam menetapi kesabaran

[Q.S. AI Ashr: (103): 1-3].

p.s. Ya Allah, karuniakanlah kepada kami keberkahan waktu, sehingga kami menjadi sebaik-baik manusia sebagaimana Rasulullah bersabda, yang paling banyak manfaatnya bagi sesama. amiin…

One thought on “Another Minute Has Gone By,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s