Untuk Ikhwatii Fillah, Para Kader PKS


Waktu pertama kasus LHI mencuat, asli saya kesel banget… Kenapa oh kenapa, partai yang awalnya berupa gerakan Islam yang lurus lempeng jadi begini.

Tapi sekarang, saya kok mulai simpati (walaupun saya bukan simpatisan). Kasusnya mulai aneh. Rasanya seperti mengada-ada dan sayangnya orang cenderung mengingat yang buruk daripada mencari kemungkinan lain yang baik.

Saya mungkin tidak akan menggunakan hak pilih saya nanti di Pemilu 2014, demi menjaga objektivitas :p dan entah saya sudah apatis. Tapi saya percaya, kalaupun ada yang membuat “konspirasi” untuk menjatuhkan PKS (dan Islam), Allah sebaik-baik pembuat “konspirasi”.

Pasca 9/11, di negara2 barat, orang berbondong2 masuk Islam dan Al-Qur’an pernah menjadi buku best seller. Jadi, ini PR banget buat saudara saudariku ikhwah fillah. Tetaplah berjalan di jalan lurus, mind your words and your attitudes. Media tidak akan menyoroti kalian ketika kalian susah payah penuh onak duri berdakwah dan melakukan kebaikan. Mengapa? Karena itu tidak menjual. Jadi, jangan kasih kesempatan mereka memiliki bahan “jualan” karena sikap dan kata-kata yang tendensius (seperti ikhwan yang ngedumel2 di depan pager DPP, misalnya).

Jangan juga meng-counter opini yang kontra dengan kalian dengan kata-kata indah tapi pedes. Saya kasih tahu rumusnya: Publik tidak melihat kata-kata indah, mereka membaca sikap keseluruhan. Semakin gencar kalian meng-counter isu (dengan ngedumel2 di status orang, atau di page penulis favorit yg kontra PKS) , di saat yang tidak tepat, semakin orang mundur berhambur. Percaya deh. Setiap kalian adalah “PR” a.k.a “Humas”, jadi kudu membuat strategi yang baik. Rumusnya cuma dua: Do the right things at the right time.

Komunikasi politik, dari apa yang saya pelajari nih selama kuliah S1 dan S2, is all about making good communication strategy. Kalau kalian sudah defensif bahkan ofensif, nggak akan bisa bikin strategi yang baik karena strategi kalian nggak memperhatikan “pasar”. Jadi kumpulkan opini yang kontra, cerna, lalu pikirkan baik-baik.

“Apa kira-kira yang ingin didengar mereka yang kontra?”

Saya harus katakan bahwa mereka ingin mendengar sensasi. Jadi jangan beri mereka sesuatu yang sensasional dengan emosi menggebu-gebu. (atau jawaban semacam, “Siapa sih yang membabi buta. Kami hanya membela pemimpin partai kami, apa kami salah?” Mungkin kita harus duduk bersama dan membuat persamaan definisi membabi buta, karena menurut saya itu namanya membabi buta…) Dan tolong, menggebu-gebu dimana-mini tidak membuat keadaan menjadi lebih baik.

So, apakah ini akan menjadi seperti kejadian 9/11 dimana berbondong2 orang masuk Islam atau untuk kasus PKS berbondong2 manusia memilih PKS?

Sebelum menjawabnya, saya kasih satu contoh lagi ya…

Media membuat gambaran “istri teroris” dengan “perempuan bercadar”. (padahal istri2 Rasulullah SAW bercadar… yang artinya ketika istri teroris=bercadar dan istri Rasulullah SAW bercadar, maka kesimpulannya… Ah… saya tidak sanggup menuliskannya…) Tapiiii lihatlah, semakin hari semakin banyak perempuan Indonesia yang mengenakan cadar. Saudari2 Muslimah kita yang bermanhaj Salafi berbondong-bondong melengkapi penutup auratnya dengan cadar, dan rasanya sudah mulai “biasa” melihat di Mall berpapasan dengan perempuan bercadar atau berkerudung luebar. Ini “konspirasi”-nya Allah.

Betapa mudahnya Allah menaikkan elektabilitas PKS, memenangkan partai dakwah ini… Tapi Allah pasti hanya akan memenangkan agama-Nya melalui pribadi-pribadi yang lurus. Maka, ini sungguh bergantung pada kalian🙂

Saya tidak lebih pintar dari siapapun. Apalagi lebih shalih dari siapapun. Saya hanya berharap sedikit ilmu yang saya tahu dapat saya bagi kepada ikhwah fillah yang memilih jalan dakwah melalui parlemen. Sungguh, ini cinta saya pada kalian, dan di atas segalanya, cinta saya pada Islam.

Semoga yang sedikit dan mungkin agak pahit bisa bermanfaat.

Salam,
Ukhtukum Fillah🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s