Adik,
Seandainya dapat kurengkuh dalam apa yang tampak begitu pilu untukmu, niscaya akan aku lakukan.

Tapi, “aku tak apa2”, ujarmu.

Seandainya bisa kubayar untuk melihat lagi binar-binar dalam matamu, niscaya akan aku lakukan.

Tapi, lagi-lagi, “aku tak apa2”, ujarmu.

Seandainya engkau izinkan, sayang. Aku rela mendengarkan keluh kesahmu siang dan malam.

Tapi, selalu ucapmu, “aku tak apa2”.

Kuulang2 selalu harapanku setiap hari,

aku berharap hari ini, hari yang kulalui dengan kesibukan; Tuhan memberikan untukmu banyak kebahagiaan. Sebuah asa bahwa hidup yang terbentang untukmu masihlah teramat panjang dan siap untuk diwarnai dengan krayon keindahan.

Adik,
Aku menyayangimu karena Allah…

Maka kepada-Nya lah aku meminta… agar Allah memeluk lara, mengecup kening dan meraihmu. Mendekap erat dalam kasih sayang-Nya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s