Baliratih, Murah yang Nggak Murahan

Baliratih, Murah yang Nggak Murahan

Untuk bisa merawat diri tidak harus dengan produk luar yang harganya lumayan menguras kantong. Baliratih, produk perawatan tubuh asli Indonesia dapat diperoleh dengan harga yang relatif terjangkau alias murah meriah.

Tersedia dalam 16 varian, produk Baliratih terdiri dari body mist, body lotion, body butter, dan body scrubs (lulur) yang harga masing-masing produknya di bawah Rp.30.000. Body Mist dan Body Butter Baliratih bisa diperoleh dengan harga masing-masing Rp.27.000, Body Lotion-nya hanya seharga Rp.24.500 dan Body Scrubs alias lulurnya dengan harga Rp.22.000. Sepaket? Hanya menambah gopek dari uang seratus ribuan, alias Rp. 100.500 saja 🙂

Murah nggak berarti murahan lho!

Walaupun harganya di bawah Rp.30.000, produk Baliratih sudah diuji dermatologist, free animal testing, dan hanya menggunakan bahan alami. Packagingnya juga menarik dan wanginya tahan lama karena kaya akan aromatherapy dan essential oil. Essential oil inilah yang jadi kunci keawetan sebuah produk pewangi.

Karena variannya bejibun, memang banyak yang bingung memilih varian yang cocok. Berikut ini saya berikan sediit review, berdasarkan penciuman saya :p dan testimoni pelanggan:

Bagi penyuka wangi buah-buahan yang Manis, Strawberry, Cherry, Apple dan Mango bisa jadi pilihan. Cherry menduduki tempat teratas wangi manis centil, diikuti Strawberry. Apple wanginya manis lembut dengan sensasi buah, dan Mango manis segar. Di antara keempat varian di atas, Mango adalah varian yang paling banyak diminati.

Penyuka wangi buah segar bisa mencoba Orange. Banyak yang bertanya, “apa baunya nggak kayak air freshener?”. Hehe… Insya Allah enggak. Sensasi Orange-nya cocok banget digunakan di siang yang terik membuat tubuh yang berpeluh jadi bersemangat kembali.

Penyuka wangi buah-buah hijau yang tidak terlalu girly bisa mencoba Olive dan Avocado. Kedua varian ini juga banyak dicari lho, terutama bagi mereka yang mencari sensasi segar yang tidak terlalu buah, dan tidak terlalu manis. Mendengar Olive, jangan bayangkan bau minyak Zaitun yaa… Justru Olive wanginya cenderung lebih kuat, dan lebih netral dibandingkan Avocado yang lebih manis dan kuat sensasi aromatherapy-nya.

Masih sama-sama hijau, ada varian Green Tea yang sangat grassy. Wanginya yang begitu segar memberikan sensasi “habis mandi”. He.. Tau kan wangi dan perasaan setelah mandi, waktu bau sabun dan shampoo-nya masih melekat di badan? Untuk sehari-hari, saya menggunakan Green Tea karena efek yang saya sebut “habis mandi” tadi. Eh tapi ini bukan modus untuk nggak mandi yaaaa… 😀
Oh iya, wangi Green Tea ini juga tidak feminin, malah cenderung androgene. Bisa digunakan perempuan dan laki-laki, walaupun lebih banyak perempuan yang menyukai.

Nah sekarang kita masuk ke wangi bunga. Baliratih memiliki wangi Lavender, White Musk, White Rose dan Chamomile. Di antara keempat varian di atas, Lavender, menurut saya memiliki sensasi sensual, mungkin karena Lavender masuk ke dalam aroma yang aphrodisiac (bisa membangkitkan gairah seksual). Untuk wangi bunga yang manis lembut dan sangat feminin, White Musk juaranya :). Selain itu, White Musk juga termasuk produk paling laris dan banyak dicari pelanggan. Sedikit lebih kuat dari White Musk, ada Chamomile. Wanginya masih termasuk lembut, elegan dan sangat feminin. Paling kuat di antara wangi-wangian bunga adalah White Rose. Tidak sekuat produk wewangian Rose lain yang ada di pasaran, memang, tapi di antara produk Baliratih yang lembut, White Rose termasuk yang paling kuat wanginya.

Dengan aroma mendekati White Rose, ada aroma Milk yang mengingatkan saya pada aroma spa. Memang banyak yang mengatakan bahwa Milk mirip wangi bunga-bungaan, sehingga wanginya hampir serupa dengan White Rose.

Selanjutnya adalah biji-bijian. Penyuka wangi rempah-rempah bisa memilih wangi Coffee yang kopi banget. Body Mist Coffee-nya sendiri juga lumayan diminati kaum pria penyuka wangi-wangian rempah lho. Adapun produk lulurnya, bersama dengan lulur Cokelat, juara banget!

Saya pribadi penyuka produk Cokelat, namun tidak untuk saya gunakan saat keluar rumah karena Cokelat masuk dalam wewangian aphrodisiac. Biasanya saya gunakan di ruang pribadi, saat sebelum tidur. Dan Cokelat ini juga termasuk banyak peminatnya.

Terakhir adalah Almond Nut. Jangan terkecoh dengan Almond-nya ya. Wanginya bukan wangi manis feminin, melainkan sporty dan maskulin. Kaum Adam atau kaum hawa yang agak tomboy biasanya menyukai wangi Almond Nut ini.

Jadi, apabila anda butuh produk perawatan tubuh, nggak usah ragu-ragu memilih Baliratih. Dan kalau Anda ragu-ragu memilih di antara 16 varian, silahkan dilihat review di atas. Semoga bermanfaat 🙂

Order dan info lebih lanjut, hubungi saya di shintagaluhtryssa@gmail.com 🙂

Yang Mana Baliratih Mu?

Yang Mana Baliratih Mu?

Almond Nut: Aromanya yang androgen menjadikan Almond Nut tidak hanya bisa digunakan oleh kaum hawa, namun juga sesuai bagi para pria yang menginginkan aroma yang “mewah” dan menyegarkan. Luxury doesn’t have to be expensive 😉

Orange: Nuansa Jeruk sangat lekat pada aroma Orange. Cocok digunakan sehari-hari, terutama di siang hari yang panas. Banyak yang bertanya, “tidakkah baunya serupa dengan pengharum ruangan?”. Tentunya tidak! Orange-nya Baliratih berasal dari aromatherapy, sehingga selain aroma Jeruk-nya bisa menambah semangat, juga sekaligus menenangkan.

White Musk: Berbeda dengan aroma White Musk lain yang banyak beredar di pasaran, White Musk versi Baliratih sangat lembut dan feminin. Bagi mereka yang menyukai wangi bunga yang lembut dan tidak menyengat, aroma White Musk adalah pilihan yang tepat.

Tertarik mencoba wewangian 60 ml seharga Rp.27.000 yang tahan lama ini?

sila kirimkan e-mail ke shintagaluhtryssa@gmail.com atau mention @katashinta di twitter ^^

Berwangi-wangi Sekarang, Hati Senang Kemudian :)

Tahukah anda bahwa wewangian sudah digunakan berabad-abad lamanya dalam keseharian manusia?

Dan Indonesia, sebenarnya, adalah surga bagi tetumbuhan yang menghasilkan wangi alami. Masyarakat Mesir Kuno menggunakan banyak wewangian dalam ritual keagamaan mereka. Barus, salah satu herbal yang memiliki wangi khas digunakan untuk mengawetkan mayat dalam kepercayaan Mesir Kuno ternyata berasal dari Indonesia. Masyarakat Jawa, baik yang kuno maupun yang modern, beberapa masih menggunakan sesajen yang berisi wewangian berupa bunga-bunga.

Dalam perkembangannya, wewangian tidak hanya digunakan dalam ritual keagamaan. Wewangian juga lazim digunakan sebagai bagian dari persiapan memadu kasih bagi pasangan suami istri.

Apabila pepatah mengatakan pertengkaran adalah bumbu dalam rumah tangga, maka, menurut saya wewangian adalah pemanis sekaligus ’pemanas’ dalam rumah tangga. Siapapun, tidak menyukai bau yang tidak sedap yang menguar dari bagian tubuh yang lembab. Apakah itu mulut, ketiak, atau rambut. Dan bau, atau aroma tubuh memiliki kesan yang kuat di benak seseorang. Bau Tea Rose yang kuat mengingatkan saya pada Ibu saya, aroma gel rambut G*tsby mengingatkan saya pada Ayah saya seolah-olah keduanya melekat dengan tubuh mereka.

Saya selalu ingat kata-kata ibu saya, ”Suamimu ketemu perempuan cantik-cantik, jangan sampai di rumah ngeliat istrinya dekil pake daster ewer-ewer”. Terbayang kan perempuan kantoran yang lekat dengan kesan rapih dan wangi? Jangan sampai kita kalah dengan ”perempuan-perempuan lain” itu. Atau, jangan juga kita menebar wangi di depan publik tapi alakadarnya di depan suami. Ciptakan kesan yang melekat di benak suami dengan wewangian yang pas dengan kepribadian kita, dan tentunya disukai suami.

Saya bukan ahli dalam wewangian, tapi saya hanya akan berbagi sedikit yang saya tahu berdasarkan informasi dari media massa dan pengalaman pribadi.

Wewangian dengan aroma buah cocok digunakan untuk keseharian (dengan tidak berlebihan tentunya), untuk menemani aktivitas sehari-hari. Nggak lucu dong di tengah panas bolong semua orang menghindari kita karena bau yang ’melolong-lolong’ menyelinap dari ketiak?

Wewangian dengan aroma bunga dan rempah-rempah cocok untuk digunakan pada suasana yang lebih formal, walaupun tidak menutup kemungkinan juga digunakan untuk keseharian.

Nah, ada wangi-wangi tertentu yang wanginya seducing, alias aphrodisiac, alias meningkat gairah seksual. Aroma Vanilla dan yang baunya menyerupai Vanilla yang ketika menciumnya rasanya ’pengen makan’ sperti Chocolate atau Coffee. Suami saya melarang saya mengenakan aroma Vanilla, walaupun saya suka sekali dengan aroma Vanilla yang berkesan manis dan manja *halah* karena efek seducing atau menggoda. Awalnya saya merasa aneh, masak sih wangi es krim begini bisa menggoda. Tapi kenyataannya memang demikian. Ini bukan Cuma kata saya atau kata suami saya, tapi juga pengakuan suami teman-teman saya dan kata beberapa artikel yang pernah saya baca di majalah wanita. Jadi, saya sangat menyarankan pemakaian aroma-aroma tersebut di atas, untuk digunakan HANYA di depan suami, ingat harus suami sendiri, bukan suami orang atau bukan juga orang yang belum jadi suami alias pacar. Hehe…

Di sini, saya dengan senang hati membantu anda menemukan wewangian yang pas dengan kepribadian anda. Saya menyediakan 16 aroma body mist dari Bali Ratih yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda. Ada aroma Chamomile, Lavender, Chocolate, Coffee, White Musk, White Rose, Almond Nut, Milk, Cherry, Mango, Apple, Green Tea, Strawberry, Orange, Avocado, dan Olive.

Body Mist Bali Ratih berukuran 60 ml sehingga cocok dibawa beraktivitas. Harganya affordable, hanya @Rp.24.000 apabila disertai ongkir (belum termasuk ongkir), dan Rp.25.000 apabila diambil di tempat. Diramu dari bahan-bahan alami, dan ini yang menurut saya manjadi ‘signature’-nya produk Bali Ratih. Banyak pilihan, bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kepribadian. Dan, Bali Ratih adalah produk Indonesia, bahkan banyak yang dengan bangga menyebutnya ’Body Sh*p-nya Indonesia’.

Salam,

Shinta Galuh (08161952880, shintagaluhtryssa@gmail.com, humayra243@yahoo.com)